Penyebab, Resiko dan Cara Mencegah Keputihan Berwarna Hijau

July 17, 2021 0 Comments

Penyebab Umum Keputihan Bau Amis, Kenali Vaginosis Bakterialis

Pada seorang perempuan adalah hal yang wajar apabila mengalami keputihan. Keputihan yang wajar dialami oleh seorang perempuan adalah keputihan yang tidak berwarna atau bening, tidak berbau, tidak menggumpal, tidak menyebabkan rasa gatal dan panas di area vagina. Namun apabila sebaliknya maka kita perlu waspada karena ada kemungkinan kita mengalami penyakit menular sexual.

Penyakit menular seksual adalah penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri, virus atau parasit yang dihasilkan dari hubungan intim. Hal ini bisa menyebabkan perempuan mengalami keputihan yang tidak wajar seperti keputihan berwarna hijau.

Jenis penyakit menular seksual yang menyebabkan seorang perempuan mengalami keputihan berwarna hijau, yang dihasilkan dari hubungan intim atau berbagi alat bantu seks dengan penderita salah satunya adalah trikomoniasis.

Trikomoniasis adalah salah satu penyakit menular seksual yang disebabkan oleh infeksi parasit Trichomonas Vaginalis.

Seorang perempuan sebagian besar tidak menyadari bahwa dirinya menderita trikomoniasis. Namun salah satu gejala dari penyakit ini adalah keputihan berwarna hijau. Jika kita mengalami hal ini maka kita harus waspada.

Gejala Trikomoniasis

Gejala trikomoniasis biasanya akan muncul dalam kurun waktu 5-28 hari setelah seseorang terinfeksi parasit tersebut. Selain keputihan berwarna hijau, gejala-gejala lain dari trikomoniasis adalah :

  • adanya bau amis atau menyengat pada vagina
  • mengalami nyeri pada vagina
  • mengalami gatal pada vagina
  • nyeri pada saat berhubungan intim
  • nyeri pada saat buang air kecil

Gejala-gejala diatas hampir sama dengan gejala penyakit menular seksual lainnya. Untuk itu kita harus memeriksakan diri ke dokter untuk observasi. Dokter akan melakukan serangkaian pemeriksaan fisik dan tes laboratorium untuk mendiagnosis penyakitnya.

Apabila diagnosis sudah pasti dan hasilnya trikomoniasis maka dokter akan memberikan antibiotik. Beberapa antibiotik yang biasa diberikan dokter untuk penderita trikomoniasis adalah mitrodinazole atau tinidazole.

Setelah mengkonsumsi antibiotik yang diresepkan oleh dokter, sebaiknya anda tidak mengkonsumsi minuman beralkohol dan tidak melakukan hubungan intim selama seminggu.

Resiko pada Trikomoniasis

Keputihan berwarna hijau akibat trikomoniasis harus segera ditangani oleh dokter. Jika tidak penyakit ini akan beresiko meningkatkan penyakit menular seksual lainnya, misalnya HIV. Selain itu juga akan menyebabkan timbulnya beberapa penyakit lainnya  secara bersamaan bersama trikomoniasis seperti Gonore, Klamidia dan Vaginosis Bakterial.

Kondisi ini akan menyebabkan komplikasi, seperti :

  • penyumbatan tuba palopi akibat jaringan parut
  • infertilitas
  • nyeri panggul kronis

Jika trikomoniasis diderita oleh ibu hamil, maka dapat meningkatkan resiko bayi lahir prematur atau bayi lahir dengan  berat badan kurang.

Cara Pencegahan Trikomoniasis

Untuk menghindari penyakit trikomoniasis, ada beberapa hal yang dapat kita lakukan, diantaranya adalah :

  1. Menerapkan perilaku seks yang aman yaitu dengan menggunakan kondom dan tidak berganti-ganti pasangan seksual
  2. Kenali pasangan masing-masing
  3. Gunakan celana dalam berbahan katun untuk mengurangi kelembaban dan timbulnya bakteri
  4. Basuh vagina dari depan ke belakang setelah buang air besar kecil
  5. Hindari penggunaan  pembersih khusus kewanitaan karena akan mematikan  bakteri baik yang ada di vagina
  6. Lakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin khususnya yang berkaitan dengan organ reproduksi.
  7. Hindari berbagi sex toy dengan orang lain.

Penyakit trikomoniasis dapat disembuhkan.Tetapi seseorang dapat terinfeksi kembali jika melakukan hubungan seksual dengan penderita trikomoniasis. Oleh karena itu lakukanlah langkah- langkah pencegahan di atas.

Demikianlah ulasan yang bisa saya bahas tentang keputihan berwarna hijau. Semoga bermanfaat ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *